MTsN 2 Mojokerto Menapak Madrasah Adiwiyata

0
3

MTsN 2 Mojokerto akan meningkatkan mutu pendidikan dan lain-lain, dengan mengaju madrasah lain yang sudah ternilai baik di kelas Nasional. Maka MTsN 2 Mojokerto perlu mengadakan studi banding ke MTs Negeri 16 Jombang Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang sebagai madrasah Adiwiyata. Kepala dan para unsur pimpinan MTsN 16 Jombang menyambut dengan baik atas kedatangannya di madrasah.

Hj. Sa’adatul Athiyah kepala MTsN 16 Jombang memaparkan kegiatan yang dilaksanakan diantaranya: Membentuk tim yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan kelompok kerja. Pentingnya komitmen stakeholder, siswa, orang tua, dan pengelolah kantin. Membangun karakter perlu menerapkan kebijakan/komitmen, kurikulum, dan sarana prasarana pendukung. Sa’adatul Athiyah siap membantu ke 4 MTsN Mojokerto untuk ke Adiwiyata Jawa Timur.

Barozi selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto menyampaikan tujuan kegiatan studi banding adalah untuk merubah kondisi fisik madrasah di 4 satker MTsN 1, 2, 3, 4 Mojokerto untuk menuju madrasah Adiwiyata. Kepala Kemenag  Kabupaten Mojokerto berharap setelah dari sini MTsN 16 Jombang, bisa mengadakan perubahan secara siknifikan, apa yang sudah disampaikan oleh kepala MTsn 16 Jombang Sa’adatul Athiyah. Karena Barozi minta ke 4 MTsN ini ada yang mewakili Adiwiyata ke tingkat Jawa Timur.

Solikin Kepala MTsN 2 Mojokerto juga menyampaikan kepada unsur pimpinan dan Bapak/Ibu Ketua Kantin, Ketua Kopsis, Pembina OSIS, Pembina UKS, Pembina Gudep, BK, Ketua OSIS, Ketua Winner, dan Penjaga kebun, yang ikut hadir di MTsN 16 Jombang. Kamad H. Solikin minta MTsN 2 Mojokerto harus mengadakan perubahan sesuai apa yang sudah dipaparkan /dijelaskan secara mendetail oleh Kepala MTsN 16 Jombang Sa’adatul Athiyah. (SK)